{"id":1769,"date":"2018-04-23T05:14:38","date_gmt":"2018-04-23T05:14:38","guid":{"rendered":"http:\/\/intp.fapet.ipb.ac.id\/?p=1769"},"modified":"2018-04-24T01:09:45","modified_gmt":"2018-04-24T01:09:45","slug":"biskuit-pemicu-produksi-susu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/?p=1769","title":{"rendered":"Biskuit Pemicu Produksi Susu"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-1770\" src=\"http:\/\/intp.fapet.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/biskuitdaunpepaya-300x169.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/biskuitdaunpepaya-300x169.png 300w, https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/biskuitdaunpepaya.png 347w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Biskuit daun pepaya merupakan pakan suplemen yang dapat memacu produksi susu dari hewan ternak kambing. Semakin banyak ternak kambing mengonsumsi biskuit daun pepaya, maka semakin tinggi produksi susu kambing perah yang dapat dihasilkan.<\/p>\n<p>Kandungan nutrisi biskuit daun pepaya memiliki kandungan protein yang cukup tinggi yaitu mencapai 33,86%. Selain itu, pemberian biskuit daun pepaya berpengaruh terhadap kualitas susu kadar lemak (10,62%), protein (7,63%) dan kandungan<br \/>\nlaktosa (4,85%).<\/p>\n<p>Perspektif: Biskuit pakan yang berkualitas tinggi ini tahan lama, mudah ditangani serta dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama.<\/p>\n<p>Keunggulan Inovasi:<\/p>\n<p>\u00bb Teknologi pengolahan biskuit pakan yang mudah, awet, dan murah<br \/>\n\u00bb Biosuplemen pakan sebagai pemacu produksi susu dari bahan alami yang aman dikonsumsi ternak<br \/>\n\u00bb Menghasilkan produk susu yang aman bagi konsumen<\/p>\n<p>Potensi Aplikasi:<\/p>\n<p>\u00bb Selain murah juga praktis. Karena berbentuk biskuit, maka mudah dalam penyimpanan maupun pengangkutan<br \/>\n\u00bb Memiliki daya tahan yang cukup lama dan dapat disimpan sebagai bahan persediaan pakan pada saat musim kemarau<\/p>\n<p>Inovator<\/p>\n<p>Nama : Prof. Dr. Ir. Yuli Retnani, MSc Dr. Ir. Idat Galih Permana, M.Sc, Agr Nur Rochmah Kumalasari, S.pT, M.Si<br \/>\nInstitusi : Institut Pertanian Bogor<br \/>\nAlamat : Institut Pertanian Bogor Direktorat Riset dan Inovasi IPB Gedung Rektorat Andi Hakim Nasoetion Lt. 5 Kampus IPB Dramaga 16680 Bogor<br \/>\nStatus Paten: Dalam Proses Pengajuan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Biskuit daun pepaya merupakan pakan suplemen yang dapat memacu produksi susu dari hewan ternak kambing. Semakin banyak ternak kambing mengonsumsi biskuit daun pepaya, maka semakin tinggi produksi susu kambing perah yang dapat dihasilkan. Kandungan nutrisi biskuit daun pepaya memiliki kandungan protein yang cukup tinggi yaitu mencapai 33,86%. Selain itu, pemberian biskuit daun pepaya berpengaruh terhadap kualitas susu kadar lemak (10,62%), protein (7,63%) dan kandungan laktosa (4,85%). Perspektif: Biskuit pakan yang berkualitas tinggi ini tahan lama, mudah ditangani serta dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama. Keunggulan Inovasi: \u00bb Teknologi pengolahan biskuit pakan yang mudah, awet, dan murah \u00bb Biosuplemen pakan sebagai pemacu produksi susu dari bahan alami yang aman dikonsumsi ternak \u00bb Menghasilkan produk susu yang aman bagi konsumen Potensi Aplikasi: \u00bb Selain murah juga praktis. Karena berbentuk biskuit, maka mudah dalam penyimpanan maupun pengangkutan \u00bb Memiliki daya tahan yang cukup lama dan dapat disimpan sebagai bahan persediaan pakan pada saat musim kemarau Inovator Nama : Prof. Dr. Ir. Yuli Retnani, MSc Dr. Ir. Idat Galih Permana, M.Sc, Agr Nur Rochmah Kumalasari, S.pT, M.Si Institusi : Institut Pertanian Bogor Alamat : Institut Pertanian Bogor Direktorat Riset dan Inovasi IPB Gedung Rektorat Andi Hakim Nasoetion Lt. 5 Kampus IPB Dramaga 16680 Bogor Status Paten: Dalam Proses Pengajuan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1779,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1769"}],"collection":[{"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1769"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1769\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1771,"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1769\/revisions\/1771"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1779"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1769"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1769"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1769"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}