{"id":61,"date":"2010-12-20T22:10:41","date_gmt":"2010-12-20T22:10:41","guid":{"rendered":"http:\/\/localhost\/intp-wordpress\/2010\/12\/20\/herbal-mineral-block-hmb\/"},"modified":"2018-04-23T05:09:00","modified_gmt":"2018-04-23T05:09:00","slug":"herbal-mineral-block-hmb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/?p=61","title":{"rendered":"Herbal Mineral Block (HMB)"},"content":{"rendered":"<div class=\"WordSection1\">\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 0.5in; margin: 0in 0in 0pt;\"><span style=\"color: #000000;\">Kualitas dan kuantitas pakan sangat mempengaruhi proses fermentasi pakan dalam rumen.<span style=\"mso-spacerun: yes;\">\u00a0 <\/span>Pada ternak ruminansia, pasokan nutrisi lebih banyak bergantung pada mikroba rumen dan produk fermentasinya. Pola peternakan rakyat yang masih mengandalkan rumput lapang sebagai pakan utama sering menyebabkan ternak kekurangan nutrien seperti energi, protein dan nmineral.<span style=\"mso-spacerun: yes;\">\u00a0 <\/span>Hal ini dapat<span style=\"mso-spacerun: yes;\">\u00a0 <\/span>menganggu keseimbangan mikroba rumen.<span style=\"mso-spacerun: yes;\">\u00a0 <\/span>Oleh karena itu perlu adanya manipulasi kondisi rumen sehingga proses fermentasi dalam rumen dapat berjalan optimal.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 0.5in; margin: 0in 0in 0pt;\"><span style=\"color: #000000;\">Teknik manipulasi bisa dilakukan dengan memberikan suplemen dalam bentuk blok yang dijilati ternak.<span style=\"mso-spacerun: yes;\">\u00a0 <\/span>Pada saat menjilat, sapi akan mengeluarkan air liur yang efektif sebagai buffer untuk menstabilkan pH rumen.<span style=\"mso-spacerun: yes;\">\u00a0\u00a0 <\/span>Selain itu bahan-bahan yang terdapat pada suplemen blok dapat dijadikan tambahan zat nutrisi dan mineral sehingga diharapkan dapat meningkatkan produksi. HMB merupakan pakan tambahan untuk ternak ruminansia (sapi perah, sapi potong, kerbau, kambing atau domba) yang tujuan pemanfaatannya untuk memenuhi kebutuhan mineral terbagi ternak yang diperkaya dengan bahan herbal untuk meningkatkan kesehatan ternak.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin: 0in 0in 0pt;\"><span lang=\"EN\" style=\"mso-ansi-language: EN;\"><span style=\"font-family: Times New Roman; color: #000000; font-size: small;\">\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"margin: 0in 0in 0pt;\"><span lang=\"EN\" style=\"mso-ansi-language: EN;\"><span style=\"font-family: Times New Roman; color: #000000; font-size: small;\">\u00a0<\/span><\/span><strong><span style=\"color: #000000;\">Komposisi HMB<\/span><\/strong><\/p>\n<\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">HMB dibuat dari beberapa<span style=\"mso-spacerun: yes;\">\u00a0 <\/span>bahan pakan yang biasa dikonsumsi ternak ruminansia antara lain <span style=\"mso-spacerun: yes;\">\u00a0<\/span>molases, pollard,<strong>\u00a0<\/strong><span style=\"mso-spacerun: yes;\">\u00a0<\/span>urea, kapur, garam dan campuran mineral mikro serta kunyit sebagai bahan herbal.<\/span><\/p>\n<p><span lang=\"SV\" style=\"font-family: 'Verdana','sans-serif'; font-size: 11pt; mso-ansi-language: SV;\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" size-full wp-image-59\" src=\"http:\/\/localhost\/intp-wordpress\/wp-content\/uploads\/2010\/12\/bahan-hmb.jpg\" width=\"396\" height=\"262\" border=\"0\" \/><\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: 15.6pt; margin: 0in 0in 10pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto;\"><strong>Alat yang diperlukan<\/strong><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: 15.6pt; margin: 0in 0in 0pt; mso-layout-grid-align: none;\">Tempat campuran (adonan), Masker, Pengaduk, Kaos tangan (dari karet), Alat press untuk mencetak HMB.<br style=\"mso-special-character: line-break;\" \/><br style=\"mso-special-character: line-break;\" \/><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: 15.6pt; margin: 0in 0in 0pt; mso-layout-grid-align: none;\"><strong>Cara pembuatan<\/strong><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: 15.6pt; text-indent: -0.25in; margin: 0in 0in 0pt 30.5pt; mso-layout-grid-align: none;\">1.\u00a0\u00a0 Mineral mix, urea,dan garam dicampur sampai merata<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: 15.6pt; text-indent: -0.25in; margin: 0in 0in 0pt 30.5pt; mso-layout-grid-align: none;\">2.\u00a0\u00a0 Kemudian ditambahkan pollard dan molasses lalu diaduk sampai merata<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: 15.6pt; text-indent: -0.25in; margin: 0in 0in 0pt 30.5pt; mso-layout-grid-align: none;\">3.\u00a0\u00a0 Terakhir masukkan kapur dan secepatnya diaduk supaya tidak menggumpal.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: 15.6pt; text-indent: -0.25in; margin: 0in 0in 0pt 30.5pt; mso-layout-grid-align: none;\">4.\u00a0\u00a0 Kemudian cetak dengan alat press sampai pakan blok benar-benar padat.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: 15.6pt; text-indent: -0.25in; margin: 0in 0in 0pt 30.5pt; mso-layout-grid-align: none;\">5.\u00a0\u00a0 Hasil cetakan dikeringanginkan<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: 15.6pt; margin: 0in 0in 0pt; mso-layout-grid-align: none;\"><strong>\u00a0\u00a0<\/strong><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: 15.6pt; margin: 0in 0in 0pt; mso-layout-grid-align: none;\"><strong>Teknik Pemberian <\/strong><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: 15.6pt; margin: 0in 0in 0pt; mso-layout-grid-align: none; tab-stops: 0in;\">Pemberian HMB untuk dikonsumsi ternak dengan cara digantung di kandang sejajar dengan kepala sapi dan diusahakan agar dapat dijilati\/dijangkau oleh ternak.\u00a0Pemberian HMB diperkirakan 100 g\/ekor\/hari (HMB 3 kg habis dijilati ternak sapi selama 30 hari).<br \/>\n(Sri Suharti)<strong><br style=\"mso-special-character: line-break;\" \/><br style=\"mso-special-character: line-break;\" \/><\/strong><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: 15.6pt; margin: 0in 0in 0pt; mso-pagination: none;\"><strong>Informasi lebih lanjut :<\/strong><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: 15.6pt; margin: 0in 0in 0pt; mso-pagination: none;\"><strong>Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan<\/strong><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: 15.6pt; margin: 0in 0in 0pt; mso-pagination: none;\"><strong>Fakultas Peternakan IPB<\/strong><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"line-height: 15.6pt; margin: 0in 0in 0pt; mso-layout-grid-align: none; tab-stops: 0in;\"><strong><span style=\"line-height: 115%;\">Telp : 0251-8626213<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span lang=\"SV\" style=\"font-family: 'Verdana','sans-serif'; font-size: 11pt; mso-ansi-language: SV;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong style=\"mso-bidi-font-weight: normal;\"><span lang=\"SV\" style=\"font-family: 'Verdana','sans-serif'; font-size: 11pt; mso-ansi-language: SV;\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" size-full wp-image-60\" src=\"http:\/\/localhost\/intp-wordpress\/wp-content\/uploads\/2010\/12\/sapi-hmb.jpg\" width=\"448\" height=\"272\" border=\"0\" srcset=\"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2010\/12\/sapi-hmb.jpg 448w, https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2010\/12\/sapi-hmb-300x182.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 448px) 100vw, 448px\" \/><\/span><\/span><br \/>\n<\/strong><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kualitas dan kuantitas pakan sangat mempengaruhi proses fermentasi pakan dalam rumen.\u00a0 Pada ternak ruminansia, pasokan nutrisi lebih banyak bergantung pada mikroba rumen dan produk fermentasinya. Pola peternakan rakyat yang masih mengandalkan rumput lapang sebagai pakan utama sering menyebabkan ternak kekurangan nutrien seperti energi, protein dan nmineral.\u00a0 Hal ini dapat\u00a0 menganggu keseimbangan mikroba rumen.\u00a0 Oleh karena itu perlu adanya manipulasi kondisi rumen sehingga proses fermentasi dalam rumen dapat berjalan optimal. Teknik manipulasi bisa dilakukan dengan memberikan suplemen dalam bentuk blok yang dijilati ternak.\u00a0 Pada saat menjilat, sapi akan mengeluarkan air liur yang efektif sebagai buffer untuk menstabilkan pH rumen.\u00a0\u00a0 Selain itu bahan-bahan yang terdapat pada suplemen blok dapat dijadikan tambahan zat nutrisi dan mineral sehingga diharapkan dapat meningkatkan produksi. HMB merupakan pakan tambahan untuk ternak ruminansia (sapi perah, sapi potong, kerbau, kambing atau domba) yang tujuan pemanfaatannya untuk memenuhi kebutuhan mineral terbagi ternak yang diperkaya dengan bahan herbal untuk meningkatkan kesehatan ternak. \u00a0 \u00a0Komposisi HMB HMB dibuat dari beberapa\u00a0 bahan pakan yang biasa dikonsumsi ternak ruminansia antara lain \u00a0molases, pollard,\u00a0\u00a0urea, kapur, garam dan campuran mineral mikro serta kunyit sebagai bahan herbal. &nbsp; Alat yang diperlukan Tempat campuran (adonan), Masker, Pengaduk, Kaos tangan (dari karet), Alat press untuk mencetak HMB. Cara pembuatan 1.\u00a0\u00a0 Mineral mix, urea,dan garam dicampur sampai merata 2.\u00a0\u00a0 Kemudian ditambahkan pollard dan molasses lalu diaduk sampai merata 3.\u00a0\u00a0 Terakhir masukkan kapur dan secepatnya diaduk supaya tidak menggumpal. 4.\u00a0\u00a0 Kemudian cetak dengan alat press sampai pakan blok benar-benar padat. 5.\u00a0\u00a0 Hasil cetakan dikeringanginkan \u00a0\u00a0 Teknik Pemberian Pemberian HMB untuk dikonsumsi ternak dengan cara digantung di kandang sejajar dengan kepala sapi dan diusahakan agar dapat dijilati\/dijangkau oleh ternak.\u00a0Pemberian HMB diperkirakan 100 g\/ekor\/hari (HMB 3 kg habis dijilati ternak sapi selama 30 hari). (Sri Suharti) Informasi lebih lanjut : Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Fakultas Peternakan IPB Telp : 0251-8626213 &nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1767,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/61"}],"collection":[{"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=61"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/61\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1768,"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/61\/revisions\/1768"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1767"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=61"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=61"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/intp-fapet.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=61"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}